Hosting lama penuh, lambat, atau supportnya hilang — alasan pindah yang wajar. Yang ditakuti biasanya domain “hilang” atau email perusahaan putus. Migrasi yang rapi bisa dijadwalkan dan diuji sebelum DNS diganti.
Urutan yang aman
- Backup penuh (file + database) dari hosting lama.
- Restore ke hosting baru, uji dengan hosts file atau subdomain sementara.
- Pastikan form, login admin, dan pembayaran masih jalan.
- Turunkan TTL DNS sehari sebelumnya, lalu arahkan A/CNAME.
- Pasang ulang SSL, cek email (MX) — sering terpisah dari web.
- Pantau 24–48 jam, baru matikan akun lama.
Yang sering terlewat
Redirect URL lama, Google Search Console, dan cron backup. Artikel terkait: domain, SSL, email dan pilih hosting.
JokulDigital bisa bantu migrasi sebagai bagian perawatan setelah akses dicek. Ceritakan kondisi situsnya lewat brief.


